BerandaPeristiwaSudah 10 Ribu Warga Magetan Dicoret dari Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Sudah 10 Ribu Warga Magetan Dicoret dari Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Magetan – Banyak warga Magetan tak mengetahui kalau BPJS Kesehatan PBI (Penerima Bantuan Iuran) Pusat atau Daerah miliknya sudah tak aktif. Alias, dicoret dari daftar yang iuran BPJS Kesehatan dibayar pemerintah.

“Setiap kali turun reses, kami mendapatkan aduan tersebut. Mereka yang awalnya menerima bansos namun BPJS PBI sudah tidak aktif,” kata Anggota DPRD Magetan Hendrad Subyakto, Selasa (20/1/2025).

Dia mencontohkan salah satu warga di dapilnya di Takeran, pada pertengahan Januari lalu BPJS Kesehatan PBI-nya masih aktif, namun beberapa hari lalu sudah nonaktif. Saat ini sedang mendapat perawatan di RS Soedono Madiun.

Atas problem warga miskin ini, Wakil Ketua Bidang Politik, Pemerintahan, dan Kebijakan Publik DPC PDIP Magetan itu mengklarifikasi ke kantor BPJS Magetan. Tujuannya, untuk mencarikan solusi bagi warga miskin yang BPJS Kesehatan dinonaktifkan.

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Magetan, Fathoni Irawan Fuat membenarkan hal ini. Menurut dia, data terakhir PBI mencapai 78 ribu orang. Namun, di Januari turun menjadi 68 ribu orang.

“Sekitar 10 ribu dinonaktifkan. Mereka ini termasuk kelompok di desil 6-10,” ungkapnya.

Desil 6-10 dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merujuk pada kelompok masyarakat yang umumnya tidak menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial.

Fathoni menyarankan mereka yang dinonaktifkan tapi faktanya tergolong kelompok miskin untuk melapor ke kelurahan/desa agar bisa diusulkan kembali melalui dinas sosial.

“Sembari menunggu aktif kembali, untuk solusi BPJS-nya bisa mendaftar ke BPJS mandiri yang biaya 35 ribu rupiah,” katanya.

Selain solusi tersebut, Hendrad Subyakto mendorong pemkab untuk memaksimalkan kuota penerima bantuan.

“Pendataan masyarakat yang bisa masuk desil 1 sampai 5 harus dioptimalkan. Maksimalkan kuota agar mereka yang kualifikasi masuk dalam penerima bansos tercover BPJS,” jelasnya. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ke Leiden – Liburan ke Belanda (6)

KOTA Leiden tidak bisa dipisahkan dari para bapak bangsa yang terpelajar yang dulu banyak...

Penghijauan Tak Sekadar Menanam, Cantiknya Tabebuya Bikin Magetan ‘Terjepang-jepang’

Magetan – Semingguan ini, sebagian warga Magetan berburu spot foto dengan latar pepohonan Tabebuya....

Kasus ‘Catcalling’ di Jalan Agung Maospati, Dinas PPKBPP dan PA Magetan Siapkan ‘Rumah Aman’ bagi Mahasiswi Unesa yang Masih Trauma

Magetan - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBPP...
spot_img
spot_img

Artikel Terkait