Magetan – Setelah terhenti cukup lama, Layanan Angkutan Pelajar Gratis di Magetan kembali beroperasi awal pekan ini.
Sebelumnya, pelayanan ini terhenti sejak Agustus karena masalah siklus anggaran.
Kembalinya layanan ini disambut gembira para orang tua. Bahkan, ada yang baru mengetahui ketika anaknya telah sampai di rumah ketika akan dijemput.
Dinas Perhubungan mengakui anggaran sebesar Rp1,7 Miliar pada anggaran 2026 hanya bisa melayani hingga Agustus. Operasional dilanjutkan dengan tambahan anggaran sekitar 1 Miliar di Perubahan APBD 2026.
“Kami pastikan karena ini termasuk program prioritas, layanan angkutan gratis tidak terputus lagi seperti kemarin,” kata Plt. Kepala Dinas Perhubungan Magetan, Suwito, kemarin.

Angkutan pelajar gratis ini melayani 40 rute dengan 129 armada dengan rincian 117 Angkutan Pedesaan, 12 Angkutan Perkotaan.
Pemkab memakai subsidi operasional angkutan dengan rute perjalanan PP. Skema subsidinya, setiap armada angkutan kota menerima alokasi insentif sebesar Rp100.000 per unit untuk satu kali rute PP. Sementara untuk armada angkutan pedesaan yang menempuh jarak relatif lebih jauh, dialokasikan dana bantuan operasional sebesar Rp120.000.
Dishub Magetan telah memastikan anggaran untuk melanjutkan program angkutan pelajar gratis pada 2027. (far/mk)


